— The Eleventh Doctor, The Name of the Doctor
okee, klo punya rumah sendiri, wajib bikin lemari buku kayak gini hahha :D
(via sebelasbintang)
(via kurniawangunadi)
malang 19 november 2011, di tengah kesibukan kampus akan kuliah, ujian, plus pemilwa…selalu saja ada hal kecil yng bisa menjadi pembelajaran untuk kita,
sabtu malam atau malam minggu, biasanya klo muda mudi pada asik pacaran sedang ane malah asih mikirin mw servis laptop ke mana ni„,leptop tercinta sudah minta d servis ditambah charger rusak+baterei nge-drop. Lengkap sudah..
mantabkan hati, “Budal servis laptop!!”, ,
dan tempat tujuan, atas saran salah satu sahabat ane, dipilihlah Plaza Dieng lt2.
Setelah bersiap2, (baju oke! Kontak motor, ok!, laptop ok! Budal, OKEE!)
Perjalanan dari kos tercinta, muqorrobun menuju plaza dieng berkisar 15 menit saja, hanya saja hujan yang turun cukup menambah kesan romantisku dengan laptop tercinta ini(ceilleee, plak(tampar pipi kanan)!! Ngisin2ni dan!!)…
Setelah sampai d plaza dieng, memarkirkan motor. Lanjut masuk k plaza dieng…. saat d parkiran, terlihat satu pemandangan yang cukup menarik perhatianku dan membuat pribadi ini tersindir dengannya.
Dalam pandanganku terlihat seorang adek kecil, mungkin berkisar kelas 5 sampai 6 sd, berkerudung biru, sedang mengerjakan tugas sekolahnya , mungkin LKS tepatnya. Dibantu dengan pensil yang terlihat mantap dalam genggaman tangannya yang sedang mengerjakan tugasnya.
Mungkin terkesan biasa saja kalau tervisualisasi dengan kalimat sebelumnya. Hanya saja, bagaimana jika kondisi di sekelilingnya seperti ini.
Duduk “ndleser” dengan tikarnya yang kecil di depan tempat ATM yang cukup basah, dengan kondisi gerimis dan suhu yang cukup membuat tubuh menggigil, dan ditemani barang-barang jualannya yang berupa kue-kue kecil.
Bagaimana pendapatmu kawan??…
Biasa sajakah? Atau ada kesan lain mungkin…
Pendapatku kawan„„
Miris ak melihat kondisiku sendiri dengan segala fasilitas yang aku miliki. Kamar kos 3x3 yang cukup luas, kasur, bantal, plus guling(tapi udah gak ada -,-) dan bedcover yang hangat, laptop yang sedia di sisi(hehe:D), sediaan makanan yang cukup ini membuat ane terkadang terlena dengan yang ane miliki. Belajar saja terkadang ”aras-arasen”.
Bandingkan dengan adek berkerudung biru tersebut. Dengan segala keterbatasan yang dia miliki tak menyurutkan langkahnya untuk belajar menuntut ilmu dan wawasan.
terima kasih telah mengingatkanku, Allah.
peradaban Islam dulu luar biasa, menguasai 1/3 dunia, dan rujukan ilmu pengetahuan pada jamannya.
(via writingnothing)
menuju pemilu 2014, makin gerah aja kondisi politik Indonesia. sesekali diselingi berita yang mengsubur, eh maksudnya menghibur dari dunia entertaint.
*segera masuk koass dan kehilangan gegap gempita media massa sejenak
(via untoldstorytales)